<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://maskoko.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maskoko.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2009 01:34:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='maskoko.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/925f91e99e34739a9f8e2dddf279bc3e?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Milik Siapa Ciuman Itu ?</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2009/10/14/milik-siapa-ciuman-itu/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2009/10/14/milik-siapa-ciuman-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 01:34:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya bangun tepat jam 5 pagi, sebuah sms yang membangunkan saya dan mengingatkan agar saya sholat subuh. Pagi ini memang sedikit berbeda sari pagi-pagi sebelumnya, udara lebih dingin dan cuaca agak mendung. Meskipun begitu saya tetap keluar kamar dan menjalankan aktivitas rutin pagi hari.
Sekitar jam 6 saya keluar kost untuk mencari sarapan pagi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=187&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini saya bangun tepat jam 5 pagi, sebuah sms yang membangunkan saya dan mengingatkan agar saya sholat subuh. Pagi ini memang sedikit berbeda sari pagi-pagi sebelumnya, udara lebih dingin dan cuaca agak mendung. Meskipun begitu saya tetap keluar kamar dan menjalankan aktivitas rutin pagi hari.<br />
Sekitar jam 6 saya keluar kost untuk mencari sarapan pagi, biasanya dikota ini banyak tersedian menu sarapan pagi seperti nasi uduk, lontong, bubur, mie, dan tidak ketinggalan kue dan tempe goreng. Tapi sayang&#8230;penjual nasi yang biasa mangkal dekat kost saya tidak berjualan hari ini.<br />
Akhirnya saya berjalan agak jauh sedikit, disamping masjid ada seorang ibu tua yang berjulan sarapan pagi. </p>
<p>&#8221; Masih ada nasinya bu ? &#8221; tanya saya<br />
&#8221; Tinggal sedikit om, tunggu ya &#8221; wuih&#8230;saya dipanggil Om sama si ibu  :p<br />
&#8221; Berapa sebungkus bu ? &#8220;<br />
&#8221; 2000&#8243; jawab si ibu</p>
<p>Setelah selesai saya bergegas pulang ke kost, di perjalanan saya melihat seorang laki-laki penjual tempe keliling, sepertinya dia sedang sibuk menata tumpukan tempe dan meletakkannya di atas sepeda. Tiba-tiba dari dalam rumahnya keluar seorang anak perempuan kecil berseragam sekolah dasar dan berdiri dihadapan laki-laki itu dan memandang laki-laki itu dengan senyuman manisnya, lalu dia menunjukkan jari telunjukkan kearah pipin dan hidungnya sendiri. Laki-laki itu ikut tersenyum dan menghentikan kegiatannya menata tempe, lalu dia mendekati anak kecil itu , dengan membungkukkan badannya dia mencium dengan lembut dan penuh kasih sayang kedua pipi dan hidung anak kecil itu, lalu menyalaminya.<br />
Hemm&#8230;pemandangan yang mengharukan&#8230;sebenarnya ini hal yang lumrah dan sebelumnya saya juga pernah melihat hal yang beginian,  tapi kali ini rasanya beda &#8230; dan timbul satu pertanyaan dihati saya, sebenarnya milik siapa ciuman itu ? &#8230;. </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/187/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=187&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2009/10/14/milik-siapa-ciuman-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Tulisan Sebuah Cerita</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2009/08/14/sebuah-tulisan-sebuah-cerita/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2009/08/14/sebuah-tulisan-sebuah-cerita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 04:15:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lepas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Nguiiiiiiiiiiiiiiiinggggg&#8230;..Nguiiiiiiiiiiiiiiiinggggg&#8230;.. 2x suara sirene yang mengaung dari corong Toa-toa kator PJKA Kota Lahat bertanda jam menunjukkan pukul 07.00. Sumpah males banget bangun dari tempat tidur &#8230;. tapi rasa males berubah menjadi rasa semangat karena ingat hari ini ada pawai pramuka yang bakal lewat depan kantor.
Kenapa saya begitu semangat melihat pawai pramuka ??
Masa sekolah saya di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=185&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Nguiiiiiiiiiiiiiiiinggggg&#8230;..Nguiiiiiiiiiiiiiiiinggggg&#8230;.. 2x suara sirene yang mengaung dari corong Toa-toa kator PJKA Kota Lahat bertanda jam menunjukkan pukul 07.00. Sumpah males banget bangun dari tempat tidur &#8230;. tapi rasa males berubah menjadi rasa semangat karena ingat hari ini ada pawai pramuka yang bakal lewat depan kantor.</p>
<p>Kenapa saya begitu semangat melihat pawai pramuka ??</p>
<p>Masa sekolah saya di SD-SMA banyak diisi dengan kegiatan pramuka, karena di pramuka saya banyak dapet sahabat dari luar sekolah. Di pramuka saya memahami arti mencintai alam, kerjasama, tolong menolong, sopan santun, disiplin dan kemandirian. Di pramuka juga saya belajar bertahan hidup dengan kondisi darurat, banyak deh pelajaran yang bisa dipetik dari pramuka. seperti yang tertuang dalam Dasa Darma Pramuka ini :</p>
<p>Dasadarma Pramuka<br />
Pramuka itu :<br />
1.Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa<br />
2.Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia<br />
3.Patriot yang sopan dan kesatria<br />
4.Patuh dan suka berMusyawarah<br />
5.Rela menolong dan tabah<br />
6.Rajin, terampil, dan gembira<br />
7.Hemat, cermat, dan bersahaja<br />
8.Disiplin, berani, dan setia<br />
9.Bertanggungjawab dan dapat dipercaya<br />
10.Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan</p>
<p>Ada satu tambahan lagi yang saya dan temen buat sendiri sebagai bahan bercanda aja, yaitu &#8220;Mata Jeli Tangan Terampil&#8221;  karena saat heking ( mencari jejak) terkadang kami lewat perkebunan buah dan harap maklum karena masih kecil dan nakal saya dan teman-teman terkadang mengambil buah tersebut tanpa permisi sama pemiliknya. Yang ini jangan ditiru&#8230;naluriah aja ;p</p>
<p>Nah&#8230;makanya saya segera bangun dari tempat tidur karena kangen pengen lihat anak-anak pramuka lewat biar bisa nostalgia dikit lah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=185&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2009/08/14/sebuah-tulisan-sebuah-cerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kopi Pendek dan Kopi Penuh</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2009/04/15/kopi-pendek-dan-kopi-penuh/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2009/04/15/kopi-pendek-dan-kopi-penuh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 13:48:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lepas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Kota lahat baru saja diguyur hujan dari pukul 17.30 tadi, saya pun pulang dari tempat kerja dalam keadaan basah karena kehujanan di jalan. Selesai mandi dan sholat tiba-tiba aliran listrik padam, dan ini sudah untuk ke-4 kalinya dalam 1 hari ini&#8230;ter..la&#8230;lu&#8230;*logat bang rhoma*.
Akhirnya saya memutuskan keluar rumah untuk menghilangkan rasa penat dan suntuk seharian ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=183&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kota lahat baru saja diguyur hujan dari pukul 17.30 tadi, saya pun pulang dari tempat kerja dalam keadaan basah karena kehujanan di jalan. Selesai mandi dan sholat tiba-tiba aliran listrik padam, dan ini sudah untuk ke-4 kalinya dalam 1 hari ini&#8230;ter..la&#8230;lu&#8230;*logat bang rhoma*.<br />
Akhirnya saya memutuskan keluar rumah untuk menghilangkan rasa penat dan suntuk seharian ini. Saya berjalan menyusuri trotoar di pinggir pertokoan pasar baru, kedua tangan saya masukkan kedalam saku jaket untuk mengurangi hawa dingin dari tiupan angin selepas hujan tadi.<br />
Mata saya tertuju pada sekelompok orang yang sedang ngobrol sambil tertawa lepas disebuah tenda kecil dengan gerobak makanan dan minuman disampingnya, beberapa becak dan motor terlihat parkir disitu, saya tertarik dan mampir di tenda makanan itu. Ada 5 sampai 7 orang yang ada disitu, tanpa menghiraukan kedatangan saya mereka terus bercerita dan tertawa. Disudut meja panjang masih tersisa 1 kursi dan saya duduk disana. Lalu seorang laki-laki tua bertopi menghampiri saya dan bertanya :</p>
<p>Bapak : &#8221; Mau makan apa dek ? silahkan ambil sendiri &#8220;<br />
Saya  : &#8221; Iya pak makasih &#8221; </p>
<p>Lalu saya berdiri dan menghampiri setumpuk makanan kecil diatas gerobak itu, sambil memegang piring kecil berisi cuka saya mengambil pempek, tahu goreng, bakwan, dan martabak kecil lalu kembali ketempat duduk saya. Si bapak yang ternyata pemilik tenda gerobak ini menghampiri saya lagi dan bertanya :</p>
<p>Bapak : &#8221; Minum apa dek ? &#8220;<br />
Saya  : &#8221; Kopi aja pak &#8220;<br />
Bapak : &#8221; Kopi Pendek apa Kopi Penuh ? &#8221; tanya si bapak<br />
Saya  : &#8221; Apa bedanya pak ? &#8221; tanya saya kebingungan</p>
<p>Beberapa orang laki-laki yang berada disitu serentak melihat kearah saya dengan pandangan heran, ada yang tertawa malah, lalu diantara mereka ngomong kepada saya :</p>
<p>Bapak : &#8221; Oi dek, ga&#8217; pernah makan disini ya &#8220;<br />
Saya  : &#8221; iya pak, baru sekali ini &#8220;<br />
Bapak : &#8221; Gini dek, kalau banyak duit beli Kopi Penuh, kalau duit pas-pas&#8217;an beli Kopi Pendek aja &#8220;<br />
Saya  : &#8221; Ya udah, saya pesen kopi pendek aja pak&#8230; &#8221; </p>
<p>Tidak lama kemudian saya disodorkan segelas Kopi Panas dengan asap yang mengepul, dari aromanya saya tahu kalau kopi ini tidak murni alias dicampur dengan biji beras atau jagung. </p>
<p>Bapak : &#8221; Ini dek kopi pendeknya &#8220;<br />
Saya  : &#8221; makasih pak &#8220;</p>
<p>Saya perhatikan gelas kopi saya, ukuran gelasnya normal tapi isinya cuma setengah gelas&#8230; sayapun paham yang disebut kopi pendek adalah setengah gelas, sedangkan kopi penuh adalah 1 gelas penuh &#8230;.*sambil manggut-manggut* </p>
<p>Cukup lama saya berada ditenda ini, sambil menghirup kopi saya memperhatikan sekeliling , rata-rata pengunjungnya adalah penarik becak, buruh harian dan tukang ojek. Jujur perasaan saya malam ini campur aduk&#8230; antara bahagia, pilu dan bersyukur menggelayuti hati dan pikiran saya&#8230;. bahagia saya melihat mereka bisa tertawa dan bercanda, pilu melihat wajah-wajah hitam berkerut, tangan-tangan kasar, dan sendal jepit dengan kaki yang pecah-pecah, bersyukur karena saat ini saya masih bisa bersama mereka dalam keadaan yang sedikit lebih baik dari mereka&#8230; bersyukur karena mereka masih diberi kekuatan untuk bisa melalui kerasnya kehidupan&#8230;.<br />
Hidup ini Keras jika kita Lemah&#8230;tapi hidup akan mudah dilalui jika kita kuat &#8230;<br />
Dengan uang 3500 rupiah malam saya bisa mengisi perut dan mendapat pelajaran berharga dari mereka yang tertawa dalam hati yang menangis &#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=183&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2009/04/15/kopi-pendek-dan-kopi-penuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>76</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gurindam keenam Raja Ali Haji</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/26/gurindam-keenam-raja-ali-haji/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/26/gurindam-keenam-raja-ali-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 15:25:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lepas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Pagi tadi saya duduk termenung sendiri di teras kamar, secangkir kopi telah berkurang setengahnya. 7 tahun lalu saya datang ke kota ini bersama 2 sahabat saya, dan saat ini saya sedang merindukan mereka untuk bertemu dan bercerita. Hanya 2 tahun kami bisa bersama di kota ini, dan kemudian berpisah untuk mencari kehidupan baru dan jati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=181&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pagi tadi saya duduk termenung sendiri di teras kamar, secangkir kopi telah berkurang setengahnya. 7 tahun lalu saya datang ke <a href="http://www.palembang.go.id">kota ini</a> bersama 2 sahabat saya, dan saat ini saya sedang merindukan mereka untuk bertemu dan bercerita. Hanya 2 tahun kami bisa bersama di kota ini, dan kemudian berpisah untuk mencari kehidupan baru dan jati diri masing-masing. Sedang apa kalian saat ini sahabat&#8230;..</p>
<p>Perlahan saya memtik gitar yang ada dipangkuan&#8230;sejenak terdiam dan saya lantunkan sebuah lagu untuk sahabat&#8230; (ini lagunya audy)</p>
<p>Biarkan saja kekasihmu pergi<br />
teruskan saja mimpi yang tertunda<br />
kita temukan tempat yang layak<br />
sahabatku</p>
<p>kupercayakan langkah bersamamu<br />
tak kuragukan berbagi denganmu<br />
kita temukan tempat yang layak<br />
sahabatku</p>
<p>kita mencari jati diri<br />
teman lautan mimpi</p>
<p>aku bernyanyi untuk sahabat<br />
aku berbagi untuk sahabat<br />
kita bisa jika bersama</p>
<p>kita berbagi untuk sahabat<br />
kita bernyanyi untuk sahabat<br />
kita bisa jika bersama</p>
<p>tiba waktunya<br />
kita untuk berbagi<br />
untuk saling memberi</p>
<p>Buat saya sahabat adalah obat&#8230;seperti yang diungkapkan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gurindam_12">Raja Ali Haji</a> dalam Gurindam keenamnya&#8230;</p>
<p>Cahari olehmu akan sahabat,<br />
yang boleh dijadikan obat<br />
Cahari olehmu akan kawan,<br />
pilih segala orang yang setiawan</p>
<p>Untuk semua sahabat blog&#8230; saya bernyanyi sekali lagi untuk kalian semua &#8230;&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=181&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/26/gurindam-keenam-raja-ali-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>105</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku berikan Pundakku&#8230;</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/20/aku-berikan-pundakku/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/20/aku-berikan-pundakku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 02:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Langit kota palembang sore itu berawan, Jembatan Ampera sebagai Permata Musi terbentang gagah menopang lajunya ribuan kendaraan yang tanpa henti menggilas tubuhnya. Didalam mobil travel duduk disamping saya seorang ibu-ibu yang mengenakan kerudung, mungkin usianya sekitar 58 th. Dari raut wajahnya jelas ia terlihat lelah.
Pukul 18.21 mobil travel berhenti di Stasiun pengisisian BBM, sayup-sayup terdengar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=179&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Langit kota palembang sore itu berawan, Jembatan Ampera sebagai Permata Musi terbentang gagah menopang lajunya ribuan kendaraan yang tanpa henti menggilas tubuhnya. Didalam mobil travel duduk disamping saya seorang ibu-ibu yang mengenakan kerudung, mungkin usianya sekitar 58 th. Dari raut wajahnya jelas ia terlihat lelah.<br />
Pukul 18.21 mobil travel berhenti di Stasiun pengisisian BBM, sayup-sayup terdengar suara adzan berkumandang, saya mengambil sebotol air minum dan menegguknya 3x&#8230;Alhamdulillah&#8230; lalu ibu disebelah saya berkata </p>
<p>Ibu    : Puasa ya dek ?<br />
Saya  : Alhamdulillah iya bu<br />
Ibu    :Kalau dalam perjalanan jauh, puasa tidak diwajibkan<br />
Saya  : Perjalanan ini tidak berat kok bu, silahkan rotinya bu&#8230; jawab saya  sambil menawarkan sebungkus roti kepadanya.<br />
Ibu    : Iya terimakasih jawab si ibu sambil tersenyum</p>
<p>Perjalanan tinggal 3 jam lagi, bosan rasanya saya di dalam travel ini, berkali-kali saya mencoba memejamkan mata berkali-kali juga saya gagal untuk terlelap. Sementara ibu disebelah saya terlihat mulai mengantuk, kepalanya turun naik, miring kanan miring kiri dan tiba-tiba  &#8221; Plukk&#8230;&#8221; kepalanya mendarat dan tersandar di pundak saya. Saya dalam keadaan terdesak dan bingung, lewat 15 menit si ibu ga sadar-sadar juga kalau kepalanya numpang, semakin lama pundak saya terasa pegal, apalagi jika mobil sedang menikung kearah kiri beban tubuh si ibu yang cukup gemuk semakin membuat saya terhimpit. Tidak terasa sudah 1 jam, dan kepala si ibu tidak beranjak dari pundak saya, malah si ibu tampak tambah nyaman dan lelap &#8220;Oohhh&#8230;&#8221; </p>
<p>Namun saat itu juga saya tersadar dan berucap &#8221; Astagfirullah&#8230;.&#8221; saya jadi teringat Ibu dirumah . Ibu mengandung saya sejak usia sepersekian detik hingga 9 bulan dalam perutnya, selama itu juga ibu saya merasakan pegal, mual, mules, berjuang antara hidup dan mati, tapi toh ia berhasil melahirkan dan membesarkan saya bersama saudara-saudara saya yang lain. Lalu kenapa hanya menopang kepala seorang ibu di pundak dalam waktu 1 jam saya tidak bisa dan mengeluh ? Akhirnya saya mebiarkan kepala si ibu bersandar di pundak saya, sampai si ibu tersadar dan melhat jam di HP nya, pukul 21.30&#8230; yah 2 jam setengah dia tertidur di pundak saya&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=179&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/20/aku-berikan-pundakku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>94</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbagi Rejeki</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/14/berbagi-rejeki/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/14/berbagi-rejeki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 17:03:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Malam itu Kereta Limex Sriwijaya jurusan Tanjung Karang berjalan pelan tanpa semangat, tidak sabar rasanya hati saya untuk segera sampai di kampung halaman. Jam di HP saya menunjukkan pukul 05:03 pagi, perlahan kereta berhenti dan saya pun tiba disebuah stasiun kecil kampung saya. Segera saya mengambil tas dan bergegas turun sambil melangkah hati-hati melewati rintangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=176&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Malam itu Kereta Limex Sriwijaya jurusan Tanjung Karang berjalan pelan tanpa semangat, tidak sabar rasanya hati saya untuk segera sampai di kampung halaman. Jam di HP saya menunjukkan pukul 05:03 pagi, perlahan kereta berhenti dan saya pun tiba disebuah stasiun kecil kampung saya. Segera saya mengambil tas dan bergegas turun sambil melangkah hati-hati melewati rintangan orang-orang yang tidur di lantai kereta.<br />
Hembusan angin lembut pagi membuat saya merangkapkan kedua tangan didada menahan dingin, sampai diluar stasiun saya menghampiri sebuah becak dan mencoba untuk menawar&#8230;</p>
<p>Saya      : Ke jalan asri berapa bang ?<br />
T. Becak : 7000 jawabnya<br />
Saya      : 4000 aja bang&#8230; biasanya segitu kok , saya mencoba untuk menawar<br />
T. Becak : Ga&#8217; bisa, ini masih pagi&#8230;kalau siang boleh<br />
Saya      : 5000 ya<br />
T.Becak  : Ga&#8217; bisa, kl mau murah becak itu aja&#8230; sambil tangannya menunjuk sebuah becak di pojok dinding<br />
Saya      : Ya udah, makasih bang&#8230;. </p>
<p>Saya pun berlalu dan menghampiri becak yang disebutkan abang becak tadi sambil berfikir mengingat kata-kata si abang tadi &#8221; &#8230;Kalau mau murah becak itu aja&#8230;&#8221; apa maksudnya ya ? saya penasaran&#8230;<br />
Sesampainya di depan becak itu hati saya terenyuh&#8230; tampak seorang bapak tua tertidur pulas di dalam becak tersebut, saya merasa tidak tega untuk membangunkannya, tapi saya tidak ada pilihan lain, perlahan saya membangunkannya</p>
<p>Saya    : Pak&#8230;.pak&#8230;<br />
Bapak   : agak tergagap dan dia segera bangun&#8230; Ya&#8230;<br />
Saya    : narik ga&#8217; pak ?<br />
Bapak   : oh..iya..ya..  kemana dek ?<br />
Saya    : Jalan asri pak, berapa ?<br />
Bapak   : 3000 sambil menunjukkan 3 jarinya<br />
Saya    : ???  belum lepas rasa kejut saya si bapak langsung menyuruh saya naik<br />
Bapak   : Ayo naik&#8230;kata si bapak sambil memutar becaknya </p>
<p>Diperjalanan saya mikir, apa bapak ini ngigau dan salah sebut harga ya&#8230;.namun hati saya semakin terenyuh dan tidak tega mendegar hembusan nafas yang berat dari bapak penarik becak, belum lagi kondisi becak yang terlihat sudah tua dan mulai merapuh. Saya pun berniat turun untuk mencari becak yang lain&#8230;</p>
<p>Saya   : Pak&#8230; saya turun sini aja pak &#8230;<br />
Bapak  : Kok turun sini, kan belum sampe<br />
Saya   : Gak apa-apa pak&#8230;<br />
Bapak  : Kenapa dek, bapak masih kuat kok jangan khawatir&#8230;jawabnya sambil terus mengayuh becaknya</p>
<p>Untunglah rumah saya tidak terlalu jauh dan tidak berapa lama saya sudah sampai di rumah, saya segera turun dari becak dan merogoh kantong mengeluarkan selembar uang 20.000 dan menyerahkan kepada bapak itu</p>
<p>Bapak  : Uang pas aja dek, bapak ga ada kembalinya&#8230;<br />
Saya   : &#8230;. ya udah kembalinya buat bapak aja, saya juga lagi ga ada uang pas<br />
Bapak  : Makasih ya dek&#8230;. alhamdulillah bapak bisa bayarin SPP Cucu bapak pagi ini &#8230;<br />
Saya   : &#8230;&#8230; ??? </p>
<p>Si bapak tua pun berlalu sambil memutar becaknya &#8230;. </p>
<p>Kalau rejeki memang tidak kemana-mana larinya&#8230;tapi kalau bukan rejeki sekeras apapun usaha rejeki tidak akan berpihak kepada kita&#8230;.</p>
<p>Seandainya Tukang becak pertama menerima tawaran saya mungkin pagi ini adalah rejekinya, tapi ternyata malah si Bapak tua yang mendapat rejeki lebih&#8230;Tuhan memang maha adil&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/176/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=176&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/14/berbagi-rejeki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sabar itu berbuah manis</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/05/sabar-itu-berbuah-manis/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/05/sabar-itu-berbuah-manis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 17:40:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/2009/01/05/sabar-itu-berbuah-manis/</guid>
		<description><![CDATA[Delapan tahun yang lalu saya masih melihat laki-laki paruh baya  itu berjalan keliling kampung sambil mendorong gerobak untuk berjualan Tekwan (salah satu makanan khas palembang). Tanpa disadari kulitnya menghitam terbakar sinar matahari, kedua kakinya terlihat lusuh dengan sandal jepit yang hampir putus. Jika dagangan Tekwan nya mulai sepi laki-laki itu pun beralih menjual Bakso. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=171&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Delapan tahun yang lalu saya masih melihat laki-laki paruh baya  itu berjalan keliling kampung sambil mendorong gerobak untuk berjualan Tekwan (salah satu makanan khas palembang). Tanpa disadari kulitnya menghitam terbakar sinar matahari, kedua kakinya terlihat lusuh dengan sandal jepit yang hampir putus. Jika dagangan Tekwan nya mulai sepi laki-laki itu pun beralih menjual Bakso. Begitu seterusnya yang dia lakukan untuk bertahan hidup demi memberi makan istri dan ke lima anaknya. </p>
<p>Salah satu anak laki-laki nya adalah teman bermain saya waktu kecil, saya masih ingat beberapa teman saya terkadang meledek profesi ayahnya sebagai pedagang keliling yang berganti-ganti profesi. Saya bisa membayangkan perasaannya saat mendengar ayahnya dicemooh, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain diam dan tersenyum getir.</p>
<p>Liburan akhir tahun 2008 saya manfaatkan untuk benar-benar berlibur dan merefresh pikiran yang sempat kalut dan gundah. Sore itu badan saya terasa pegal, dan saya minta tolong kepada saudara saya untuk dicarikan tukang urut. Saudara sayapun bilang &#8220;&#8230;ada tukang urut yang Ok, kalau mau jam 5 sore ini dia dateng&#8230;&#8221; sayapun menyanggupinya.</p>
<p>Akhirnya tukang urut yang dijanjikan saudara saya datang. sahabat&#8230;saya tercekat melihat laki-laki yang ada dihadapan saya, ternyata dia adalah ayah dari teman saya, laki-laki paruh baya yang dulu pedagang keliling kampung. Subhanallah&#8230;Saya menyalaminya, saya masih bisa mengenal dengan jelas wajahnya, tapi mungkin dia sudah lupa dengan saya. Sambil mengurut saya kami berbincang-bincang, lalu saya bertanya dengan sangat hati-hati :</p>
<p>Saya : &#8220;Maaf kak, gimana ceritanya bisa menjadi tukang urut ? &#8220;</p>
<p>Dia : sambil tertawa &#8221; Ini cobaan lagi dari Tuhan, kakak sendiri sudah lupa ini cobaan yang keberapa&#8230;dan kakak tidak tahu setelah jadi tukang urut kakak mau jadi apa lagi &#8230;&#8221;</p>
<p>Saya : Kok gitu kak ?</p>
<p>Dia : Sebenarnya kakak sudah bosan dengan segala cobaan, tapi ternyata tuhan ingin menyadarkan kakak dan menunjukkan kekuasaan Nya. </p>
<p>Saya : Maksudnya ?</p>
<p>Dia : Dengan banyaknya cobaan, kakak jadi sering mengeluh&#8230;tapi kakak tidak pernah mengeluh kepada istri atau kepada orang lain, kakak hanya mengeluh kepada Tuhan&#8230;kakak selalu memohon agar diberi pekerjaan yang baik dan halal&#8230;&#8221;</p>
<p>Saya : Tuhan denger ga&#8217; ?</p>
<p>Dia : kakak yakin Tuhan mendengar, buktinya kakak sekarang jadi tukang urut.</p>
<p>Saya : Letak kekuasaannya dimana ?</p>
<p>Dia : Suatu hari saat kakak lagi dagang keliling, ada orang yang terkena musibah, kakinya tertimpa kayu iseng-iseng kakak nawarin diri buat ngurut, eh&#8230;ternyata dalam 2 hari kakinya sembuh, dan sejak itu banyak orang yang minta di urut sama kakak , termasuk kamu dek &#8230; jawabnya sambil kami tertawa.</p>
<p>Keesokan harinya saya menyempatkan diri keliling kampung melihat-lihat suasana, suasana kampung yang tidak saya jumpai di kota tempat saya bekerja. Di depan sebuah lorong jalan saya sempat berhenti sebentar saat melihat sebuah bangunan rumah . Delapan tahun yang lalu rumah itu tampak reot, namun sekarang rumah iu sudah berubah menjadi rumah yang bagus, itulah rumah laki-laki pedagang keliling yang kini sudah berubah menjadi lebih baik kehidupannya&#8230; Tuhan memang selalu mendengar keluhan umatnya yang mengeluh kepadanya&#8230; </p>
<p>Mungkinkah selama ini kita sudah salah memilih tempat mengeluh ?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=171&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2009/01/05/sabar-itu-berbuah-manis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf&#8230;</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2008/12/02/maaf/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2008/12/02/maaf/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 01:14:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lepas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Saat mobil mulai bergerak&#8230;beberapa kali terdengar suara batuk-batuk dari kursi bagian belakang, jujur saja saya terganggu. Perlahan saya menoleh kebelakang, seorang ibu tampak menutupi mulutnya dengan sapu tangan sambil berusaha menahan batuk yang sudah sampai dipangkal kerongkongan. Sekejap dua pasang mata kami beradu&#8230;sedikit hati saya terasa berdenyut, saya tidak tahu kenapa. Malam itu pukul 23.17 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=168&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saat mobil mulai bergerak&#8230;beberapa kali terdengar suara batuk-batuk dari kursi bagian belakang, jujur saja saya terganggu. Perlahan saya menoleh kebelakang, seorang ibu tampak menutupi mulutnya dengan sapu tangan sambil berusaha menahan batuk yang sudah sampai dipangkal kerongkongan. Sekejap dua pasang mata kami beradu&#8230;sedikit hati saya terasa berdenyut, saya tidak tahu kenapa. Malam itu pukul 23.17 saya dan orang-orang yang ada di dalam mobil mempunyai tujuan yang sama, menuju kota Palembang. Pukul 23.30 mobil sampai di pool, semua orang diturunkan untuk memisahkan penumpang mobil AC dan Non AC.<br />
Saat semua orang turun saya lihat ibu yang ada dibelakang saya tidak bergerak sama sekali dan tidak berusaha untuk ikut turun bersama penumpang yang lain. Perlahan saya coba bertanya &#8230;</p>
<p>Saya : Ga&#8217; turun bu ?<br />
Ibu : ( terdiam&#8230;) hanya senyum sedikit dan menggelengkan kepala<br />
Saya : Kita mau ganti mobil bu&#8230;<br />
Ibu : (diam lagi ) hanya menyorongkan tangan tanda mempersilahkan saya saja yang turun</p>
<p>Saya pun segera turun untuk registrasi tiket dan berganti mobil, sambil menunggu mobil berangkat saya duduk di kursi tunggu tepat di belakang mobil saya dan ibu tadi. Petugas loket pun segera mengabsen seluruh penumpang satu persatu, saat menyebut nama seorang wanita petugas loket kebingungan karena orang yang dipanggil tidak ada, beberapa kali dia memanggil tapi tetap tidak ada jawaban sampai akhirnya terdengar suara serak disertai batuk dari balik kaca mobil &#8220;saya pak&#8230;&#8221; ternyata ibu yang dibelakang saya tadi yang menjawab. Terlihat wajah petugas loket kurang senang dan ngomel-ngomel sambil berkata &#8220;Lain kali turun dulu bu, absen dulu &#8230;&#8221;  Setelah selesai absen selanjutnya petugas loket menaikkan barang-barang penumpang ke bagasi belakang.</p>
<p>Saat bagasi belakang dibuka saya kaget dan tersadar sambil mengucap &#8220;Astagfirullah&#8230;.&#8221; saya terdiam sejenak&#8230;hati saya berdebar kencang&#8230;ingin rasanya saat itu juga saya beranjak berdiri menemui ibu tadi dan mengucapkan satu kata &#8230;&#8221;Maaf&#8230;&#8221;</p>
<p>Tahukah sahabat apa yang saya lihat di bagasi itu ? sebuah Kursi Roda&#8230; dan saya tahu kenapa ibu itu tidak beranjak turun dari mobil, dan seandainya petugas loket itu juga sadar mungkin dia juga mempunyai perasaan yang sama seperti saya&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=168&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2008/12/02/maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>61</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Salahkah&#8230;</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2008/11/26/salahkah/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2008/11/26/salahkah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 10:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Lepas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Sebut saja namanya pak Nanang&#8230;seorang lelaki tua yang umurnya sekitar 52 tahun. Setiap hari ia bekerja sebagai juru parkir didekat kantor saya. Dengan menggunakan topi dan seragam khas berwana orange bertuliskan Penegak Disiplin dibagian punggungnya, tanpa lelah pak nanang mengatur dengan rapi setiap kendaraan yang parkir di daerah kekuasaannya itu. Lalu apa yang istimewa dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=164&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebut saja namanya pak Nanang&#8230;seorang lelaki tua yang umurnya sekitar 52 tahun. Setiap hari ia bekerja sebagai juru parkir didekat kantor saya. Dengan menggunakan topi dan seragam khas berwana orange bertuliskan Penegak Disiplin dibagian punggungnya, tanpa lelah pak nanang mengatur dengan rapi setiap kendaraan yang parkir di daerah kekuasaannya itu. Lalu apa yang istimewa dari pak nanang dimata saya &#8230;. ? </p>
<p>Siang itu jam menunjukkan pukul 11.50 menit, saya bergegas mempersiapkan diri untuk ke Masjid yang jaraknya sekitar 200 meter dari kantor untuk melaksanakan sholat Dzuhur. Setelah selesai sholat saya lihat di situ juga ada pak Nanang dan kami pulang bersama. Diperjalanan saya ngobrol dengan beliau dan bertanya&#8230; </p>
<p>Saya          : &#8221; Pak Nanang setiap sholat Dzuhur ke mesjid ya ?&#8221;<br />
Pak Nanang : &#8221; Iya dek, setiap Dzuhur, ashar, Maghrib, isya, shubuh juga kalau sempet&#8221;<br />
Saya          : &#8221; Trus yang nunggu parkir siapa kalau bapak sholat ?&#8221;<br />
Pak Nanang : &#8221; Bapak serahkan sama Allah dek, mungkin bukan rejeki saat Bapak sholat terus ada<br />
                     yang parkir disitu, yang penting Bapak  jangan sampai kehilangan rejeki untuk bisa<br />
                     berhadapan dengan Allah &#8220;<br />
Saya          : &#8221; Bapak tinggal dimana ? &#8220;<br />
Pak Nanang : &#8221; Dibelakang gedung itu, deket rumah pak RT &#8221; sambil tangannya menunjuk sebuah<br />
                     gedung 2 tingkat<br />
Saya          : &#8221; Rame ya pak parkirannya ? &#8220;<br />
Pak Nanang : &#8221; Kadang-kadang dek, anak sekolah sama orang kantoran yang makan disini &#8220;</p>
<p>Pembicaraan kami terputus karena pak Nanang ingin berganti pakaian dan bertugas kembali&#8230;<br />
Buat saya pak Nanang punya keistimewaan yang tidak semua orang bisa melakukan kewajiban sebagai umat muslim , apa saja &#8230;.</p>
<p><strong>1. Sholat Berjamaah di Mesjid</strong><br />
Dengan tegasnya dia berkata &#8221; yang penting Bapak  jangan sampai kehilangan rejeki untuk bisa                     berhadapan dengan Allah &#8221; subhanallah&#8230; saya kagum dengan pernyataan beliau. Dilain pihak saya atau anda lebih menyukai sholat sendiri-sendiri atau bahkan sibuk dengan kerjaan masing sampai lupa suara adzan yang mengaung di seantero pasar itu. Tulikah telinga kita ? kita tidak tuli tetapi kita ditulikan pekerjaan duniawi yang memaksa kita harus bersikap tuli.</p>
<p><strong>2. Berganti Pakaian Saat Beribadah</strong><br />
Secara tidak sadar beliau mementingkan kebersihan dan tahu tata cara menghadap Allah. Saat bertugas sebagai juru parkir pakaian pak nanang layaknya juru parkir lainnya, namun saat beribadah beliau mengganti pakaian dengan pakaian yang bersih dan rapi. Ini sangat berbanding terbalik dengan dengan saya pribadi dan mungkin juga anda, yang memilih menggunakan pakaian kerja yang sudah 2 sampai 3 hari dipakai tapi dipakai juga untuk menghadap Allah. Salahkah kita ? kita tidak salah tapi disalahkan oleh pekerjaan duniawi yang memaksa kita berlaku seperti itu. </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=164&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2008/11/26/salahkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>68</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk Siapa Saja&#8230;</title>
		<link>http://maskoko.wordpress.com/2008/11/21/untuk-siapa-saja/</link>
		<comments>http://maskoko.wordpress.com/2008/11/21/untuk-siapa-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 02:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskoko.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Untuk siapa saja yang saat ini sedang dalam situasi tidak menentu dalam pekerjaan, saya mencoba berbagi dan memberi support agar teman-teman semua bisa kembali bersemangat untuk bekerja  
1.Tetap Semangat
Hal yang membuat kita semangat dalam bekerja karena kita mempunyai IMPIAN. Contoh kita mempunyai impian ingin punya kendaraan pribadi, ingin punya rumah, ingin menikah, ingin membahagiakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=161&subd=maskoko&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Untuk siapa saja yang saat ini sedang dalam situasi tidak menentu dalam pekerjaan, saya mencoba berbagi dan memberi support agar teman-teman semua bisa kembali bersemangat untuk bekerja <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>1.Tetap Semangat</strong><br />
Hal yang membuat kita semangat dalam bekerja karena kita mempunyai IMPIAN. Contoh kita mempunyai impian ingin punya kendaraan pribadi, ingin punya rumah, ingin menikah, ingin membahagiakan orang tua, ingin hidup lebih baik, dll. maka semua itu bisa dilakukan dengan cara bekerja agar bisa  mendapat penghasilan dan bisa meraih impian tersebut. Mustahil kita bisa meraih impian tanpa bekerja (kecuali dapet rejeki nomplok).Jadi saat kita sedang Down, malas bekerja, kurang semangat , ingatlah bahwa kita mempunyai IMPIAN yang harus kita capai.</p>
<p><strong>2.Hadapi Tekanan dengan Prestasi bukan dengan Keluhan</strong><br />
Dalam setiap pekerjaan selalu ada yang namanya tekanan. Tetapi tanpa kita sadari tekanan itulah yang akan menghasilkan prestasi buat kita. Saat ini banyak pekerja menghadapi sebuah tekanan dengan keluhan, akibat yang ditimbulkan dari keluhan itu adalah kita selalu negative thinking, malas bekerja, tidak semangat dan ujung-ujung berakhir dengan sebuah Surat Peringatan atau PHK.<br />
Jadi saat kita berada dalam sebuah tekanan, hadapi dengan cara yang biasa-biasa saja tetapi kerjakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab untuk menghasilkan prestasi. Setiap tekanan bernilai positif 5 dimata atasan, tetapi setiap keluhan akan bernilai negativ 25.</p>
<p><strong>3.Jadikan Tugas Kantor sebagai alat metode pembelajaran</strong><br />
Tugas kantor akan selalu ada, dan tahukan bahwa tugas adalah sebuah ilmu baru. Banyak yang menganggap tugas sebagai beban. Pandangan Ini harus kita balik menjadi Tugas adalah ilmu baru yang harus di pelajari. Bagaimana jika tugas yang diberikan bertumpuk-tumpuk ? yang satu belum selesai udah dikasih tugas lagi ? . Ya  disini sebenarnya kita sudah bisa mengambil sebuah pembelajaran baru lagi yaitu me manage waktu kerja kita dengan baik dan maksimal. Seorang atasan tentunya memahami waktu kerja yang dimiliki bawahannya, dan memberikan tugas sesuai dengan kemampuannya.<br />
Mungkin masih ingat saat kita belajar matematika di SD, kita di beri 1 contoh soal dan kita bisa menjawabnya dengan baik, tetapi saat guru memberi soal lagi kita tidak bisa menjawabnya. Padahal sang guru hanya memodifikasi sedikit soal tersebut atau bahkan hanya mengganti angkanya saja…  kita sudah kebingungan. Itu Artinya guru tidak salah justru guru menginginkan muridnya bisa lebih maju dan kreaif tidak berpaku pada satu contoh saja.<br />
Jadi Saat kita mendapakan banyak Tugas jangan bingung dan pasrah, tetapi kerjakan saja berdasarkan pengalaman dan pengetahuan kita, jika kurang mengerti tanyakan kepada atasan yang memberi tugas atau teman yang kita anggap lebih mengerti. Dan jadikan tugas sebagai ilmu untuk bekal pengalaman.</p>
<p><strong>4.Mari berdemokrasi</strong><br />
Setiap masalah selalu ada solusi. Bicarakan semua permasalahan dan hambatan dalam pekerjaan dengan atasan . Saya yakin atasan akan bisa mengerti dan memahami nya selagi kita terbuka dan jujur dengan hambatan yang kita alami. Yang mesti diingat atasan tidak hanya mengahadapi 1 tugas dan 1 bawahan, tetapi banyak tugas dan banyak bawahan.<br />
Jadi jangan sungkan-sungkan untuk berdemokrasi dengan atasan kita jika itu memang di perlukan. Karena itu adalah salah satu senjata kita sebagai karyawan. Bagaimana seorang atasan bisa tau masalah kita jika kita tidak pernah bisa untuk berbicara dengan atasan kita.</p>
<p>Semoga bisa memberi pencerahan dan kalau ada kurang pas atau ada yang mau nambahin monggo di persilahkan, saya juga baru belajar membuat artikel motivasi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maskoko.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maskoko.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maskoko.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maskoko.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maskoko.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maskoko.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maskoko.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maskoko.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maskoko.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maskoko.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maskoko.wordpress.com&blog=588018&post=161&subd=maskoko&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskoko.wordpress.com/2008/11/21/untuk-siapa-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>83</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17370419529982ab28c75da2e38fc7df?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskoko</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>